Selasa, 20 April 2021

PENGERTİAN PEMBELAJARAN

 

Komponen dalam Memahami Pengertian Pembelajaran

Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan interaksi secara dua arah sehingga seluruh komponen yang terkait harus memiliki hubungan timbal balik yang baik pula. Komponen-komponen dalam memahami pemahaman pada pembelajaran di antaranya: 1. Guru atau Pendidik Pendidik atau gurudikatakan baik jika memiliki kemampuan dan kapasitas dalam memotivasi peserta didik agar melaksanakan belajar dengan kesenangan. Dengan motivasi yang diberikan, diharapkan peserta didik dapat menerima materi pembelajaran sesuai dengan kemampuan yang akan diaplikasikan pada kehidupan bermasyarakat. Jika pendidik dan peserta didik dapat memahami pemahaman pembelajaran dengan baik dan benar, tujuan pembelajaran dalam mencapai ketuntasan produk belajar akan tercapai, begitu pulakompetensi pembelajaran akan terurai dan teraplikasikan dengan baik. Pendidik memegang peranan penting dalam proses belajar mengajar sehingga makna dari definisi pembelajaran terakumulasi dalamsistematika belajar integral. Tindakan pendidik dalam wujud pengertian pembelajaran di antaranya memberikan materi, semangat, aplikasi diri yang baik, refleksi pembelajaran, memberikan proses belajar mengajar yang kondusif dan menyenangkan. Pendidik yang baik memiliki kemampuan dan kapasitas dalam situasi dan situasi. Dengan kata lain, dapat mengitegrasikan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran yang seimbang dan dinamis. 2. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Pendidik yang baik memiliki kemampuan dan kapasitas dalam situasi dan situasi. Dengan kata lain, dapat mengitegrasikan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran yang seimbang dan dinamis. 2. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Pendidik yang baik memiliki kemampuan dan kapasitas dalam situasi dan situasi. Dengan kata lain, dapat mengitegrasikan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran yang seimbang dan dinamis. 2. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Dengan kata lain, dapat mengitegrasikan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran yang seimbang dan dinamis. 2. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Dengan kata lain, dapat mengitegrasikan kegiatan belajar mengajar dengan metode pembelajaran yang seimbang dan dinamis. 2. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. Peserta Didik Peranan peserta didik dalam proses pembelajaran guna memahami pemahaman pembelajaran adalah sebagai penerima materi dan pebelajar. Seorang peserta didik memiliki hak untuk menanyakan apa yang tidak ia ketahui pada pendidik, ini merupakan acuan sederhana dalam kegiatan belajar mengajar. Di itu, peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3. peserta didik harus mampu memberikan kontribusi yang sama dalam kompetensi belajar dan ketuntasan produk. Diharapkan peserta didik dapat menyeimbangkan atau bersinergi dalam menciptakan kegiatan belajar mengajar yang baik. 3.Media PembelajaranMedia dalam pemahaman pemahaman pembelajaran dalah perantara yang digunakan saat proses pembelajaran berlangsung. Media dapat berupa alat komunikasi maupun teknologi, seperti komputer, televisi, dan radio. Selain itu, internet juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Penggunaan media tersebut bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran, sehingga materi dari pendidik dapat tersampaikan dan diterima dengan baik. Sekali lagi pemahaman pemahaman pembelajaran dapat terjadi karena komunikasi dua arah antar pendidik dan peserta didik. 4. Materi Pembelajaran Materi yang mencakup tiga aspek penting, yaitu aspekkognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotorik. Dengan keitga aspek itu, hasil proses pembelajaran dengan tujuan pemahaman / pengertian pembelajaran / dapat dioptimalkan.

Selasa, 13 April 2021

Manuskrip Arab Melayu

 KOLEKTOR MANUSKRIP ARAB MELAYU DIPONTIANAK

A.Pendahuluan

SejarahdanperkembanganIslam diIndonesiadiperkayadengankeberadaan manuskripArab,baikyangditulisdalam bahasaArab,maupunyangditulis

denganaksaraArabsepertiPegonataupunJawi,meskitidakmenggunakan

bahasaArab.Dalam kontekslinguistikkorpus,manuskriptersebutmerupakan

suatubuktiriilkeberadaandandinamikapenggunaanbahasaArabolehpenutur

Indonesia.Tulisaninimendeskripsikanbeberapaklasifikasimanuskripyang

ditulisdalam bahasaArabdanurgensinyasebagaibahandatakorpusbahasa

Arab diIndonesia dalam konteks pengembangan penelitian bahasa Arab

multidisipliner.Lebih lanjut,manuskrip tersebutnantinya akan dipetakan

berdasarkantujuhtipekorpusbahasaArabdiIndonesia.Berdasarkanpemetaan

tersebut,diproyeksikan bahwa mayoritas manuskrip berbahasa Arab di

Nusantaradikategorikansebagaikorpuskaryailmiah,korpusstudiIslam,dan

korpus karya sastra. Untuk keperluan tersebut,diperlukan pengolahan

manuskripmenjadimaterialteksdigitaluntukdapatdianalisisdenganaplikasi

pengolahkorpusmelaluitigatahap:pemindaiancitra,konversicitramenjadi

teks,danverifikasitekssecaramanual.

Manuskripyaitutulisanyangsudahmencapaiumur50tahun.Didalam tulisan

manuskripkunobiasanyateksberisitentangnasihat-nasihatorangterdahulu,

sepertitentangadatistiadat,kebudayaan,tradisiorangterdahulu,hadistnabi,

ataupun isitentang amalan-amalan.Dalam mempelajarimanuskip kuno,

terdapatduacabangilmuyangtidakdapatdipisahkanyaitufilologidankdolgi.

Secaraumum duacabangilmuinimemilikiperanyangberbedaakantetapi

tujuannyasamayaitumenjagadanmelestarikantulisanmanuskripkuno.Peran

filologidalam manuskripiniyaitumenjagateksyangadadidalam manuskrip

lebihkepadabahan,bentuk,dankeadaan(fisik)manuskriptersebut.Sebutsaja

manuskrip,sebagaikumpulaninformasimasalampauyangtelahdirekam utuholeh

parapenulisterdahulumenjadikesatuantematertentu,menjadisalahsatuobjekkajian

Anak berkebutuhan khusus yang disebut anak kurang-kurang.

     Masih sangat banyak masyarakat indonesia yang belum mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus yang biasa di sebut oleh masyakarat awa...