Minggu, 21 Januari 2024

Anak berkebutuhan khusus yang disebut anak kurang-kurang.

    Masih sangat banyak masyarakat indonesia yang belum mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus yang biasa di sebut oleh masyakarat awam "anak kurang-kurang", padahal kata-kata tersebut tidak tepat karena tidak sesuai dengan latar belakang dari kata "kurang-kurang" yang di mana sudut pandang dari kata tersebut lebih menjuru pada arti anak yang memiliki kekurangan dan bodoh. 

    Maka dari itu  sebenarnya banyak klasifikasi latar belakang dari anak berkebutuhan khusus dan tidak hanya tentang anak  yang cacat fisik tetapi yang juga mengidap kelainan  intelektual yang biasa disebut autisme dan downsyndrome. Dari dua kualifikasi atau dua macam dari kata autisme dan downsyndrome memiliki ciri-ciri yang berbeda, jadi tidak bisa disama ratakan untuk anak-anak yang mungkin untuk pandangan orang awam semua anak-anak yang memiliki latar belakang dari fisik hingga cara komunikasi yang tidak seperti orang normal itu semuanya sama.

    Berikut klasifikasi anak berkebutuhan khusus berdasarkan latar belakang perkembangan intelegensi anak: 

    1. Tunagrahita : kecerdasan intelektual di bawah rata-rata, salah satu penyebabnya yaitu faktor                     genetik.

    2. Autisme : Gangguan perilaku akibat kelainan perkembangan saraf otak.

    3. Downsyndrome : Kelainan genetik yang menyebabkan anak memiliki kecerdasan di bawah rata-rata         dan juga memiliki kelainan yang khas terutama pada wajah.

    4. ADHD (Attention deficit / hyperactivity disorder) : Gangguan perekembangan syaraf pada anak-              anak hingga anak tersebut lebih hyperaktif dan implusif.

       Kesimpulannya, jangan terlalu mudah mendeteksi anak-anak yang memiliki kekurangan seperti di atas, dengan mudah mengatakan anak kurang-kurang karena siapapun yang mengalaminya bukanlah keinginan siapapun. Mereka yang sebagai orang tua dari anak berkebutuhan khusus bahkan anak berkebutuhan khusus itu sendiri sangatlah membutuhkan semangat dari kita yang tidak merasakan dari apa yang mereka alami. 

        Anak berkebutuhan khusus sangatlahh perlu diperhatikan terutama pada khalayak masyakarat sekitar hingga di dunia pendidikan, karena mereka makhluk ciptaan Allah yang sesungguhnya sangat sempurna untuk hatinya dan Manusia pilihan Allah yang spesial hingga patut kita jaga, lindungi dan kita perhatikan. bukan untuk dijauhkan. 

 Demikianlah narasi yang menjelaskan bebapa klasifikasi dari anak berkebutuhan khusus. Semoga Bermanfaat. 

Salam Inklusi.


    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anak berkebutuhan khusus yang disebut anak kurang-kurang.

     Masih sangat banyak masyarakat indonesia yang belum mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus yang biasa di sebut oleh masyakarat awa...