Senin, 04 April 2022

Perangkat Pembelajaran

Perangkat pembelajaran yang diperlukan dalam pengelolaan proses belajar mengajar dapat berupa Buku Siswa (BS), Lembar Kerja Siswa (LKS), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Tes Pencapaian.

1. Buku siswa

Buku siswa merupakan buku panduan bagi siswa dalam kegiatan pembelajaran yang memuat materi pelajaran, kegiatan penyelidikan berdasarkan konsep dan dilengkapi dengan soal-soal untuk latihan siswa. Selain itu, buku bacaan siswa ini juga sebagai panduan belajar baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun belajar mandiri. Buku siswa disusun berdasarkan kurikulum materi kelarutan dan hasil kali kelarutan (Ksp) yang berlaku sesuai dengan jenjang pendidikan yang materinya dapat diadaptasi dari beberapa buku acuan.

Buku siswa yang menggunakan pendekatan kontekstual berisi materi/tema yang akan dipelajari siswa. Materi ajar berisikan garis besar bab, tujuan yang memuat tujuan yang hendak dicapai setelah mempelajari materi ajar, materi pelajaran berisi uraian materi yang harus dipelajari yang dikaitkan dengan dunia nyata siswa, bagan atau gambar yang mendukung ilustrasi pada uraian materi, kegiatan percobaan menggunakan alat dan bahan sederhana yang dapat dikerjakan oleh siswa, uji diri setiap sub materi pokok, dan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari yang perlu didiskusikan (Trianto, 2007). 

karakteristik buku siswa yang baik, yakni: (1) dapat memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran, (2) Dapat menjadikan proses belajar mengajar berpusat pada siswa (belajar mandiri), (3) materi yang disajikan mulai dari yang sederhana menuju kompleks atau konkrit ke abstrak dan mendukung tercapainya kompetensi siswa, (4) Menggunakan bahasa yang komunikatif dan struktur kalimat yang sederhana, sesuai dengan taraf berpikir dan kemampuan membaca siswa, dan (5) menarik.

2. Lembar kerja siswa (LKS)

LKS merupakan lembar kerja bagi siswa untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terdapat dalam buku siswa dan diberikan oleh guru pada setiap pertemuan. LKS memuat hal-hal mendasar yang harus dilakukan oleh siswa untuk memaksimalkan pemahaman dalam upaya pembentukan kemampuan dasar berdasarkan pencapaian hasil belajar yang harus dicapai. LKS dirancang untuk memberikan kemudahan kepada guru dalam mengakomodir tingkat kemampuan siswa dan diharapkan dapat mengembangkan serta memperkuat konsep-konsep yang disajikan (Trianto, 2007). 

karakteristik lembar kegiatan siswa (LKS) yang baik, yaitu: (1) dapat memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran, (2) Siswa dapat belajar mandiri, belajar memahami dan menjalankan tugas secara tertulis, (3) harus sesuai dengan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa, (4) tugas harus ditulis secara jelas, mudah dijangkau dan tidak dibatasi minat ganda, dan (5) harus mampu mengembangkan dan mengajak siswa untuk berpikir.

3. Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)

RPP merupakan pegangan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran baik di kelas, laboratorium, dan atau lapangan untuk setiap Kompetensi Dasar. Oleh karena itu, apa yang tertuang di dalam RPP memuat hal-hal yang langsung terkait dengan aktivitas pembelajaran dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. Di dalam RPP secara rinci harus dimuat Standar Kompetensi; Kompetensi Dasar; Indikator; Tujuan Pembelajaran, yang berisi penguasaan kompetensi yang operasional yang ditargetkan dicapai dalam rencana pelaksanaan pembelajaran; Materi Pembelajaran, yaitu materi yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran. 

Materi pembelajaran dikembangkan dengan mengacu pada materi pokok yang ada dalam silabus; Metode Pembelajaran merupakan cara yang digunakan oleh guru dalam mengelola pembelajaran di kelas sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai; Langkah­-langkah Kegiatan Pembelajaran, untuk mencapai suatu kompetensi dasar harus dicantumkan langkah-langkah kegiatan setiap pertemuan. Pada dasarnya, langkah­-langkah kegiatan memuat unsur kegiatan pendahuluan, pembuka, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Akan tetapi, dimungkinkan dalam seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan karakteristik model yang dipilih menggunakan urutan sintaks sesuai dengan modelnya.

 

Anak berkebutuhan khusus yang disebut anak kurang-kurang.

     Masih sangat banyak masyarakat indonesia yang belum mengetahui tentang anak berkebutuhan khusus yang biasa di sebut oleh masyakarat awa...